Circle Media

Circle Media

Connecting Web3

Kembali ke Berita
AI Agents Mulai Gunakan Stablecoin untuk Membayar Layanan Digital
Market

AI Agents Mulai Gunakan Stablecoin untuk Membayar Layanan Digital

Alvin alfandy
•23 Agu 2026(23/08/2026)
Ringkasan Artikel

“AI agents mulai muncul sebagai pengguna baru dalam ekonomi digital dengan kemampuan melakukan pembayaran secara otomatis. Stablecoin seperti USDC menjadi salah satu pilihan utama untuk transaksi kecil dan berfrekuensi tinggi antara AI agents dan layanan digital.”

AI agents mulai membuka kemungkinan baru dalam dunia pembayaran digital. Perangkat lunak yang mampu menjalankan berbagai tugas secara mandiri kini tidak hanya mencari informasi atau menggunakan layanan online, tetapi juga dapat melakukan pembayaran atas nama penggunanya.

Perkembangan ini membuat perusahaan kripto dan teknologi mulai membangun infrastruktur pembayaran khusus untuk AI agents. Salah satu bentuk yang paling banyak mendapat perhatian adalah penggunaan stablecoin, terutama USDC, untuk transaksi kecil yang dilakukan secara otomatis.

AI Agents Mulai Menjadi Pengguna Baru

AI agents merupakan perangkat lunak yang dapat menjalankan tugas dalam beberapa langkah tanpa harus diarahkan manusia pada setiap tahap.

Dalam proses tersebut, agent terkadang perlu membayar layanan tertentu, seperti data, komputasi, API, atau akses ke berbagai tools online.

Berbeda dengan manusia yang biasanya melakukan pembelian melalui kartu atau rekening bank, AI agent membutuhkan sistem pembayaran yang dapat digunakan secara langsung oleh perangkat lunak.

Coinbase, Cloudflare, MoonPay, Visa, dan Mastercard termasuk perusahaan yang mulai mengembangkan sistem untuk memungkinkan AI agents melakukan transaksi dengan batas dan aturan tertentu.

Stablecoin Jadi Pilihan untuk Transaksi Kecil

Stablecoin memiliki posisi yang cukup kuat dalam tahap awal perkembangan pembayaran berbasis AI agents.

Alasannya adalah transaksi yang dilakukan agent sering kali bernilai sangat kecil tetapi terjadi dalam jumlah besar. Sebuah agent dapat membayar beberapa sen untuk mendapatkan data, melakukan panggilan API, menggunakan komputasi, atau mengakses sebuah layanan.

Model seperti ini kurang cocok dengan sistem pembayaran kartu yang memiliki biaya pemrosesan dan mekanisme tambahan.

Stablecoin dapat dikirim secara global sepanjang waktu dan biaya transaksi juga dapat ditanggung oleh penyedia layanan. Dengan begitu, agent tidak harus memiliki aset kripto lain hanya untuk membayar transaksi.

Menurut Lincoln Murr, Head of AI Product Coinbase, sekitar 99% pembayaran yang diproses melalui x402 menggunakan USDC, berdasarkan estimasi internal Coinbase.

Coinbase x402 Dorong Pembayaran Machine-to-Machine

Salah satu sistem yang menjadi contoh perkembangan ini adalah x402 milik Coinbase.

Cara kerjanya cukup sederhana. Ketika sebuah AI agent meminta data atau layanan, penyedia layanan dapat memberikan harga dan informasi pembayaran. Agent kemudian melakukan pembayaran, dan setelah pembayaran terverifikasi, layanan yang diminta dapat diberikan.

Sistem tersebut memungkinkan pembayaran dilakukan tanpa pengguna harus membuat akun atau memasukkan informasi kartu secara manual.

Coinbase sebelumnya menyebut x402 telah memproses lebih dari 165 juta pembayaran dengan nilai gabungan sekitar $50 juta. Pada Juli, volume transaksi x402 sekitar $24 juta dalam 30 hari.

Sebagian besar aktivitas tersebut merupakan pembayaran dari agent ke API, yaitu sistem yang memungkinkan satu program meminta data atau layanan dari program lainnya.

Cloudflare dan MoonPay Ikut Mengembangkan Infrastruktur

Coinbase bukan satu-satunya perusahaan yang mengembangkan sistem pembayaran untuk AI agents.

Cloudflare sedang mengembangkan Cloudflare Wallets dan cloudflare.pay agar AI agents dapat melakukan pembelian online dalam batas yang telah ditentukan pengguna.

Pengguna dapat memasukkan dana ke wallet utama, kemudian memberikan sebagian dana kepada agent dengan aturan tertentu. Batas pengeluaran, merchant yang diperbolehkan, dan nilai maksimum transaksi dapat ditentukan sebelumnya.

Cloudflare juga sedang mengembangkan sistem yang memungkinkan situs web mengenakan biaya berdasarkan penggunaan, seperti akses ke halaman tertentu, dataset, atau tools online tanpa harus menggunakan model berlangganan.

Sementara itu, MoonPay mengembangkan PayBox yang memungkinkan AI agents mengakses kartu dan crypto wallet pengguna. Agent dapat melakukan pembayaran menggunakan batas pengeluaran yang telah ditentukan, sementara sistem mendukung pembayaran melalui x402 dan jaringan kartu Visa.

Sistem Pembayaran Tetap Membutuhkan Batasan

Kemampuan AI agents untuk mengeluarkan uang secara mandiri juga menghadirkan risiko baru.

Agent dapat salah memahami instruksi, memilih layanan yang keliru, atau mengikuti perintah berbahaya. Karena itu, perusahaan yang mengembangkan sistem pembayaran agentic menempatkan batas saldo, batas transaksi, merchant yang disetujui, dan persetujuan manusia sebagai lapisan perlindungan.

Konsepnya adalah pengguna tidak perlu menyetujui setiap transaksi satu per satu. Sebaliknya, pengguna menentukan batas dan aturan pengeluaran, kemudian agent dapat bertransaksi selama masih berada dalam batas tersebut.

Kartu Pembayaran Masih Punya Peran

Meskipun stablecoin memiliki keunggulan untuk pembayaran kecil, jaringan kartu belum kehilangan relevansinya.

Mastercard sedang mengembangkan sistem Agent Pay yang memungkinkan pemilik menentukan apa yang boleh dibeli oleh sebuah agent dan berapa banyak dana yang dapat digunakan.

Visa juga bekerja sama dengan DBS untuk menguji pembayaran yang dilakukan AI agents menggunakan kartu debit dan kredit.

Model kartu lebih cocok untuk pembelian bernilai lebih besar di merchant yang sudah menerima pembayaran kartu. Sistem tersebut juga memiliki keunggulan berupa kredit, refund, perlindungan sengketa, dan jaringan merchant yang luas.

Karena itu, masa depan pembayaran AI agents kemungkinan tidak hanya menggunakan satu metode. Stablecoin dapat digunakan untuk transaksi mikro dan machine-to-machine, sementara kartu tetap digunakan untuk pembelian yang lebih besar.

Ekonomi Agentic Masih dalam Tahap Awal

Meskipun berbagai perusahaan sudah mulai membangun infrastrukturnya, pembayaran yang dilakukan AI agents masih berada pada tahap awal.

Cloudflare masih mengembangkan fitur wallet dan pendanaan agent. Mastercard masih berada dalam tahap early access, sementara beberapa perusahaan lainnya belum mengungkapkan angka penggunaan secara luas.

Tantangan lainnya adalah bagaimana pengguna dapat mendanai wallet AI agent dengan mudah tanpa harus memahami proses crypto secara kompleks.

Namun, perkembangan yang terjadi menunjukkan bahwa stablecoin mulai memiliki penggunaan baru di luar pembayaran antar manusia.

Jika AI agents semakin banyak digunakan untuk menjalankan tugas secara mandiri, kebutuhan mereka untuk membayar data, API, komputasi, dan layanan digital dapat menciptakan kategori baru dalam ekonomi berbasis internet.

Ditulis oleh

Alvin alfandy

Lead Analyst & Admin

Lihat Profil Penulis
Live Market
Memuat live harga BTC, ETH, BNB, SOL...
Peringatan & Disclaimer

Seluruh artikel, data, dan informasi yang dipublikasikan di Circle Media disajikan semata-mata untuk tujuan edukasi dan referensi informasi Web3. Konten ini bukan merupakan saran keuangan (financial advice), ajakan, rekomendasi trading, maupun penawaran untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun. Pasar aset kripto memiliki volatilitas tinggi dan risiko kerugian finansial. Harap selalu lakukan riset mandiri (Do Your Own Research / DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi. Pastikan Anda hanya menggunakan platform atau exchange yang legal dan terdaftar resmi.