Circle Media

Circle Media

Connecting Web3

Kembali ke Berita
Bitcoin Tembus US$87.000, Level Tertinggi Sejak Januari Setelah Short Squeeze Besar
BitcoinMarket

Bitcoin Tembus US$87.000, Level Tertinggi Sejak Januari Setelah Short Squeeze Besar

Alvin alfandy
•8 hari yang lalu(22/09/2026)
Ringkasan Artikel

“Bitcoin sempat melonjak hingga US$87.354 pada 21–22 September 2026, level tertinggi sejak Januari, sebelum mereda ke area US$85.500. Reli dipicu short squeeze ratusan juta dolar, inflow ETF, dan membaiknya sentimen risk asset.”

Bitcoin menembus area US$87.000 pada 21–22 September 2026, level tertinggi sejak Januari, setelah reli cepat dari low pekan lalu di sekitar US$75.000.

Di sesi New York, harga sempat mencapai US$87.354. Pada perdagangan Asia Selasa pagi, Bitcoin mereda ke kisaran US$85.500, tetap naik lebih dari US$10.000 dalam empat hari. Ethereum menguat ke area US$2.750, sementara kapitalisasi pasar kripto global sempat mendekati US$3 triliun.

Apa yang memicu lonjakan?

Reli ini bukan gerakan sepihak. Ada tiga pendorong utama:

1.Short squeeze. Data CoinGlass menunjukkan likuidasi pasar dalam 24 jam mencapai ratusan juta hingga mendekati US$1 miliar, dengan mayoritas berasal dari posisi short.
2.Inflow ETF spot Bitcoin AS. Pembelian di akhir pekan lalu membantu membalik outflow pertengahan minggu dan memberi permintaan spot yang lebih nyata.
3.Sentimen risk asset membaik. Harga minyak yang turun, penguatan Wall Street, serta harapan terhadap pertemuan Trump–Xi menopang selera risiko yang lebih luas.

Akibatnya, Bitcoin tidak hanya kembali ke US$81.000, tetapi langsung menembus zona yang sempat menjadi resistensi sejak awal September.

Respons aset lain

•Ethereum naik ke area US$2.750.
•XRP dan Solana mencatat kenaikan lebih tajam daripada Bitcoin di beberapa sesi.
•Saham terkait kripto seperti Strategy, Coinbase, dan Circle ikut menguat.
•Strategy juga dilaporkan menambah 950 BTC pada 14–20 September, dengan total holding sekitar 846.000 BTC.

Volume perdagangan ikut melonjak, menandakan pergerakan ini diikuti likuiditas yang lebih besar, bukan sekadar spike tipis.

Catatan risiko

Lonjakan secepat ini rawan koreksi. Analis memperingatkan sebagian besar kenaikan masih terlihat seperti mekanisme squeeze, bukan keyakinan jangka panjang yang sudah sepenuhnya terbentuk.

Resistensi psikologis berikutnya ada di area US$87.000–US$90.000. Di sisi lain, leverage yang kembali naik bisa membalik arah jika data makro AS atau harga minyak berubah tiba-tiba.

Bitcoin juga masih jauh di bawah rekor US$126.000 yang tercatat pada Oktober 2025.

Pergerakan harga kripto sangat volatil. Data likuidasi, inflow ETF, dan harga dapat berubah dalam hitungan jam. Artikel ini bersifat informasi, bukan saran investasi.

Kesimpulan

Bitcoin baru saja mencetak high delapan bulan setelah gagalnya CLARITY Act dan kenaikan suku bunga The Fed. Jika harga mampu bertahan di atas US$85.000, narasi rebound teknis berubah menjadi uji kekuatan menuju US$90.000. Jika gagal, pasar kemungkinan akan menguji ulang area US$81.000 sebagai support.

Ditulis oleh

Alvin alfandy

Lead Analyst & Admin

Lihat Profil Penulis
Live Market
Memuat live harga BTC, ETH, BNB, SOL...
Peringatan & Disclaimer

Seluruh artikel, data, dan informasi yang dipublikasikan di Circle Media disajikan semata-mata untuk tujuan edukasi dan referensi informasi Web3. Konten ini bukan merupakan saran keuangan (financial advice), ajakan, rekomendasi trading, maupun penawaran untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun. Pasar aset kripto memiliki volatilitas tinggi dan risiko kerugian finansial. Harap selalu lakukan riset mandiri (Do Your Own Research / DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi. Pastikan Anda hanya menggunakan platform atau exchange yang legal dan terdaftar resmi.