Circle Media

Circle Media

Connecting Web3

Kembali ke Berita
Jepang Siapkan Infrastruktur Blockchain untuk Settlement Saham dan Obligasi
MarketRegulation

Jepang Siapkan Infrastruktur Blockchain untuk Settlement Saham dan Obligasi

A
Admin Circle Media
•27 Agu 2026(27/08/2026)
Ringkasan Artikel

“Jepang sedang menyiapkan kelompok studi untuk mengkaji penggunaan teknologi blockchain dalam settlement saham dan obligasi. Rencana tersebut ditujukan untuk mempercepat proses penyelesaian transaksi yang saat ini masih membutuhkan waktu hingga beberapa hari.”

Jepang sedang menyiapkan langkah untuk mempelajari penggunaan teknologi blockchain dalam infrastruktur settlement saham dan obligasi. Rencana tersebut melibatkan otoritas keuangan dan sejumlah institusi terkait untuk membahas bagaimana teknologi blockchain dapat digunakan dalam proses penyelesaian transaksi.

Menurut laporan Reuters, Financial Services Agency Jepang, Kementerian Keuangan, Bank of Japan, dan institusi keuangan akan terlibat dalam kelompok studi tersebut.

Inisiatif ini masih berada pada tahap pengkajian, sehingga belum berarti Jepang telah menerapkan sistem blockchain untuk settlement pasar saham dan obligasi.

Jepang Ingin Mempercepat Settlement

Salah satu tujuan utama yang sedang dikaji adalah mempercepat proses penyelesaian transaksi.

Saat ini, settlement saham di Jepang membutuhkan sekitar dua hari, sedangkan Japanese Government Bonds atau JGB membutuhkan sekitar satu hari.

Dengan teknologi blockchain, pihak terkait ingin mengeksplorasi kemungkinan proses settlement yang dapat berlangsung hampir secara real-time.

Perubahan tersebut berpotensi mengurangi waktu antara transaksi dilakukan dan aset serta pembayaran benar-benar diselesaikan.

FSA, BOJ, dan Institusi Keuangan Terlibat

Kelompok studi tersebut akan melibatkan beberapa lembaga utama Jepang.

Financial Services Agency, Kementerian Keuangan, dan Bank of Japan akan menjadi bagian dari pembahasan bersama institusi keuangan.

Kolaborasi tersebut diperlukan karena sistem settlement tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga menyangkut infrastruktur pasar, regulasi, mekanisme pembayaran, dan pengelolaan aset.

Dengan melibatkan regulator dan institusi keuangan sejak tahap awal, Jepang dapat mengevaluasi bagaimana blockchain dapat diterapkan tanpa mengganggu sistem pasar yang sudah berjalan.

Blockchain untuk Settlement Sekuritas

Teknologi yang sedang dikaji berpotensi digunakan untuk mencatat dan menyelesaikan transaksi sekuritas secara lebih efisien.

Salah satu konsep yang menjadi perhatian adalah delivery-versus-payment (DvP), yaitu mekanisme yang memastikan aset dan pembayaran diselesaikan secara bersamaan.

Penggunaan blockchain dapat memungkinkan proses tersebut dilakukan secara lebih langsung melalui pencatatan aset dan pembayaran dalam sistem digital yang saling terhubung.

Namun, penerapan akhirnya masih membutuhkan pengujian dan pembahasan lebih lanjut.

Jepang Juga Menguji Tokenisasi Uang

Selain penggunaan blockchain untuk sekuritas, Jepang juga sedang mengeksplorasi bentuk uang digital yang dapat digunakan dalam settlement.

Salah satu konsep yang dibahas adalah tokenisasi sebagian saldo rekening bank di Bank of Japan untuk digunakan sebagai uang digital wholesale.

Model tersebut dapat memungkinkan pembayaran dalam transaksi sekuritas dilakukan secara lebih cepat bersama dengan perpindahan aset yang ditokenisasi.

Konsep ini masih berada dalam tahap pengembangan dan pengujian, bukan sistem pembayaran yang sudah digunakan secara luas.

Pengembangan Ditargetkan Mulai 2027

Jika rencana tersebut mendapat persetujuan, pengembangan sistem dapat dimulai paling cepat pada awal 2027.

Namun, implementasi secara penuh masih membutuhkan waktu lebih panjang. Operasional sistem baru diperkirakan berpotensi dimulai pada awal 2030-an, tergantung hasil kajian dan persetujuan yang diperlukan.

Artinya, Jepang masih berada beberapa tahap sebelum blockchain benar-benar digunakan sebagai infrastruktur utama settlement saham dan obligasi.

Blockchain Mulai Diuji untuk Pasar Keuangan Jepang

Inisiatif terbaru ini melanjutkan sejumlah eksperimen blockchain yang sebelumnya telah dilakukan di Jepang.

Financial Services Agency sebelumnya telah mendukung proof of concept untuk menguji penggunaan blockchain dalam settlement berbagai jenis sekuritas, termasuk saham, obligasi pemerintah, obligasi korporasi, dan investment trusts.

Pengujian tersebut menunjukkan bahwa Jepang tidak hanya membahas penggunaan blockchain secara teoritis, tetapi juga mulai mengevaluasi penerapannya pada infrastruktur pasar keuangan.

Namun, keputusan mengenai penggunaan sistem tersebut secara luas masih membutuhkan kajian terhadap aspek teknologi, keamanan, regulasi, dan operasional.

Jika berhasil diterapkan, teknologi blockchain dapat mengubah proses settlement pasar sekuritas Jepang dengan membuat penyelesaian transaksi menjadi lebih cepat dan terintegrasi.

A
Ditulis oleh

Admin Circle Media

Web3 Researcher at Circle Media

Lihat Profil Penulis
Live Market
Memuat live harga BTC, ETH, BNB, SOL...
Peringatan & Disclaimer

Seluruh artikel, data, dan informasi yang dipublikasikan di Circle Media disajikan semata-mata untuk tujuan edukasi dan referensi informasi Web3. Konten ini bukan merupakan saran keuangan (financial advice), ajakan, rekomendasi trading, maupun penawaran untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun. Pasar aset kripto memiliki volatilitas tinggi dan risiko kerugian finansial. Harap selalu lakukan riset mandiri (Do Your Own Research / DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi. Pastikan Anda hanya menggunakan platform atau exchange yang legal dan terdaftar resmi.